Kisah Cinta Joe Sandy

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah cerita cinta romantis Joe Sandy dalam acara Hitam putih diTrans7 hari Selasa, 18-01-2011, 18.30WIB. Cerita ini diposting di forum Kaskus di alamat berikut http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7010595, dan menurut saya cukup berharga untuk di-share di blog Wikumagic, terutama dalam event menjelang hari Valentine. Berikut video dan kisah cinta Joe Sandy. (cerita dimulai dari menit 04:20 sampai selesai)


"Gak banyak yang tahu, Joe Sandy pernah mengalami kisah asmara yang "sad ending" (yang kisahnya mirip cerita-cerita di cerpen/ novel), yang selama ini tak terungkap ke publik. Waktu belum jadi public figure seperti sekarang ini, Joe Sandy berpacaran dengan seorang gadis (nama tidak disebutkan) yang dengan latar belakang keluarga yang tidak mampu.



Suatu ketika, sang pacar diketahui mengidap penyakit kanker. Sebagai karyawan sebuah bank swasta, gaji Joe Sandy tidak cukup untuk membiayai pengobatan sang pacar. Cukup banyak pengorbanan Joe Sandy untuk sang kekasih. Bahkan Joe Sandy minta pensiun dini dari bank tempatnya bekerja, demi mendapatkan pesangon untuk pengobatan sang pacar.

Agan - agan tentu tahu, pengobatan penyakit kanker tentu perlu uang yang tidak sedikit. Joe Sandy dihadapkan pada dilema. Sang pacar sakit, dengan penghasilannya sebagai karyawan bank, ia tak sanggup membiayai sang pacar hingga sembuh, yang dalam bahasa kasarnya, kemungkinan sang pacar akan meninggal akibat penyakitnya bila tak diobati hingga tuntas.

Di sisi lain, ada seorang pria dari keluarga berada yang naksir sang pacar.

Sakit, tapi Joe Sandy harus kuat. Joe Sandy harus mengambil pilihan yang sangat sulit dalam hidupnya. Joe Sandy mengatakan pada pacarnya "Kita harus berpisah. Kalau penyakitmu tak diobati dan kamu meninggal, nantinya saya pun akan menikah dengan orang lain." Intinya, Joe Sandy "terpaksa" melepas sang kekasih demi kebaikan bersama.

Kepada pria yang naksir sang pacar, Joe Sandy berpesan, kalau cowok itu memang cinta, jaga dia (pacar Joe saat itu) baik - baik dan teruskan pengobatannya sampai sembuh. Bisa kalian bayangkan bagaimana perasaan seorang Joe Sandy saat itu?

Bagaimana akhir kisah ini? Sang pacar sembuh dan kini telah menikah (Joe shandy sendiri hingga saat ini belum menikah, yang jadi bahan olok-olok Master Deddy selama acara Hitam Putih).

"Dia sekarang sudah sembuh dan menikah. Melihat dia bahagia merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya" kata Joe Sandy. Wow... terharu banget dengernya.

"Dulu dengan gajimu kamu tak sanggup membiayai pengobatan sang pacar, sekarang penghasilan kamu sudah lebih dari cukup, sudah mapan. Rebut lagi dong..." pancing Master Deddy.

"Dia sudah menikah" kata Master Joe. "Ngomongin yang lain saja ah..." lanjut Master Joe.

Sebuah kisah cinta sejati yang selama ini sering kita baca di cerpen atau novel, dialami langsung oleh Master Joe. "Saya bahagia kalau orang yang saya cintai berbahagia" bukan hanya sekedar omongan, tapi sudah dibuktikan seorang Joe Sandy."


Mengapa cerita ini saya angkat ke blog Wikumagic?  Rasanya sangat tepat untuk mengaitkan cerita tentang magic dan cinta, terutama menjelang hari Valentine.  Apalagi sebagian besar pembaca blog Wikumagic saya yakin ada pada kategori usia sekolah dan kuliah, di mana pada periode itu seseorang masih berada pada tahap untuk mencari sesungguhnya arti dari sebuah cinta.  Dari cerita Joe Sandy, satu hal yang sangat ingin saya bagi kepada teman-teman adalah kemampuan sang magician untuk tetap berpikir rasional, bahkan dalam keadaan jatuh cinta.  Selain rasa ikhlas dan cinta yang mendalam pada mantan kekasihnya, kemampuan Joe Sandy untuk mengambil keputusan secara logis harus diacungi jempol.  Seandainya Joe Sandy tidak berpikir logis dan tidak membiarkan mantan kekasihnya menjalin hubungan dengan orang yang bisa membiayai pengobatan sang wanita, boleh dibilang kesengsaraan-lah yang bakal terjadi.  Sang pacar bisa jadi tidak tertolong nyawanya, dan Joe Sandy mungkin tidak akan menjadi seorang magician besar karena waktunya habis untuk mengurusi sang kekasih.


Intinya, cinta memang indah.  Namun janganlah akal sehat kita dibutakan oleh apapun, termasuk cinta.  Saya tidak melarang teman-teman untuk jatuh cinta, tapi jangan sampai teman-teman semua merugikan diri sendiri apalagi orang lain karena cinta.  Apalagi jika teman-teman mengaku sebagai seorang magician, di mana seorang magician harus mampu mengontrol emosi dan pikirannya sebelum menmanipulasi emosi dan pikiran penontonnya.  Contoh sederhana, jangan sampai cinta mengganggu prestasi anda di bangku kuliah atau sekolah.  Jangan sampai jatuh cinta menyita waktu anda untuk berkreasi demi memajukan diri anda, orang lain, bahkan negara.  Saat jatuh cinta, cobalah untuk selalu menggunakan akal sehat di atas perasaan anda, seperti yang dilakukan oleh Joe Sandy pada cerita di atas.  Dan ketika anda merasa suatu cinta tidak lagi membawa satu hal yang positif, namun justru meninggalkan banyak manfaat negatif, jangan ragu untuk mengakhiri suatu hubungan cinta.

Keep doing magic and Happy Valentine,
Wiku Pulangasih, The Online Magician.

P.S. Berikut adalah beberapa link tutorial sulap untuk mengekspresikan cinta anda :
Rose Magic Trick, Trik Sulap Cinta dengan Bunga Mawar
Kumpulan Video Sulap Romantis

Dapatkan Trik Sulap Gratis Berikut ini :

Kisah Gadis Pesta yang Mengenal Islam di Klub Malam

Kisah Gadis Pesta yang Mengenal Islam di Klub Malam. Berikut SoogLo Media share informasi menarik yang patut kita pelajari bersama, yakni sebuah kisah nyata seorang gadis pesta yang mengenal islam di klub malam dan ia pun akhirnya menjadi mualaf atau masuk islam.

Berawal dari rasa ketertarikannya kepada seorang cowok muslim di suatu klub malam, akhirnya mereka pun menjalin asmara dan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Gadis pesta itu pun akhirnya masuk islam mengikuti agama suaminya. Bagaimanakah kisah selengkapnya?

Penasaran? Yups langsung saja Anda simak kisah selengkapnya "Gadis Pesta yang Mengenal Islam di Klub Malam" berikut ini :

Matanya berwarna biru teduh, kulitnya putih, rambutnya pirang sebelum mengenakan kerudung. Ketika Amy Sall mulai memakai jilbab, dia menarik perhatian banyak orang, terutama di jalanan. Orang yang berpapasan dengannya kerap mencaci atau mengeluarkan kata-kata penghinaan. Tapi itu semua tidak menyurutkan niat perempuan Inggris berusia 29 tahun itu untuk tetap memeluk Islam.
Amy mengaku awalnya cukup terkejut dengan reaksi orang asing yang tidak mengenalnya. Perempuan yang memiliki tiga putri ini masuk Islam saat menikahi suaminya Amadou yang beragama Islam pada April 2010.

"Ketika saya sedang berjalan memakai jilbab seorang pria lewat kemudian berhenti dan meneriaki saya, Muslim brengsek!," kata dia seperti dilansir surat kabar The Sun tahun lalu.

"Saya sangat terkejut tapi saya harus menghadapi situasi itu. Sejak peristiwa 11 September banyak orang di negeri ini yang berpikir bahwa semua muslim itu fundamentalis dan teroris."

Amy mengaku di dulunya adalah seorang gadis yang suka pesta dan minum-minum.

"Ironisnya saya dulu adalah anak liar dan hingga saat ini saya terkadang masih pergi ke klub malam bersama teman-teman, membuka jilbab dan minum-minum."

Tapi ketika dia pulang ke rumah, Amadou selalu marah kepadanya. Suaminya itu memperingatkan dia tidak keberatan jika Sall pergi keluar dan minum-minum tapi jika dia sampai mabuk dan di luar kendali maka Amy dilarang kembali ke rumah.

"Saya mencoba berusaha salat lima kali sehari tapi saya jujur belum bisa melakukannya. Itu membuat saya merasa bersalah dan tidak bisa menjadi seorang muslim seharusnya."

Ketika pergi ke masjid, Amy sadar orang suka berbisik-bisik di belakang dia. "Omongan itu bukan berasal dari teman dekat Amadou, tapi dari orang-orang tua yang berpikir saya tidak serius masuk Islam dan tidak pakai jilbab setiap saat."

Amy memiliki teman dekat bernama Donna, seorang perempuan Inggris yang juga baru masuk Islam. Donna lebih serius dalam berislam dan Amy sering berkonsultasi dengannya.

"Saya masih berusaha mempelajari peran perempuan di dunia muslim dan saya merasa tidak akan sepenuhnya bisa menjalaninya. Ini seperti hidup di dua dunia."

Meski menjadi muslim merupakan sebuah tantangan tapi Amy masih lebih setia kepada suaminya. Mereka kini menjalani pernikahan bahagia.

"Sebelum melahirkan Alfred saya sangat liar. Saya suka pergi ke klub malam hampir saban hari dan minum-minum."

"Saya banyak melakukan kesalahan di masa lalu dan karena itulah keluarga saya menyambut baik hadirnya Amadou. Mereka pikir dia bisa membuat saya lebih terkendali. Amadou orang yang serius tapi kami cocok."

"Kami menikah dalam waktu enam bulan dan waktu itu saya tahu harus masuk Islam untuk bisa bersamanya. Saya sangat mencintainya dan saya ingin terus bersamanya jadi saya katakan saya mau masuk Islam.

Amy masuk Islam di hari ketika mereka menikah.

"Saya harus mengucap kalimat syahadat di depan imam. Saya belum membaca Alquran ketika itu tapi sejak itu saya berusaha belajar. Saya juga membaca di Internet dan senang bergabung dengan kelompok perempuan muslim di Facebook."

Suami Amy, Amadou, 37, berasal dari Afrika Barat. Dia bekerja di pergudangan Tesco dan mereka kini tinggal di Middlesbrough dengan tiga anak. Anak pertama Alfred, tujuh tahun, berasal dari pernikahan Amy sebelumnya. Anak kedua Aminata, enam tahun dan Kade tiga tahun. Mereka telah menikah selama enam tahun.

"Lucunya kami bertemu di klub malam meski Amadou tidak minum-minum atau merokok dia suka menari dan saya langsung memperhatikannya ketika itu," ujar Amy.

Itulah sebuah Kisah Nyata yang terjadi pada seorang gadis malam yang akhirnya masuk islam. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amien.

Sumber: Vemale.com